Kawasaki Ninja RR 150 CC.


Inilah motor yang saya idam-idamkan sejak dulu.
Memang dari dulu saya ingin membeli motor tersebut namun saya sangsi akan layanan purna jualnya.
Namun sekarang beda, sparepartnya sudah mudah untuk di dapat.
Jadi saya memutuskan untuk meng-upgrade motor saya yang lama.
Kebetulan bisnis Internet Marketing saya sudah lancar dan kondisi keuangan semakin baik jadi saya tidak takut-takut untuk membeli motor tersebut.
Sempat frustasi dalam menentukan warna motor.

Pertama saya tertarik dengan warna merah.
Tapi warna tersebut adalah warna spesial dan perlu penambahan uang untuk mendapatkannya.
Ketika saya meng-iyakan untuk menambah uang, pihak Kawasaki malah tidak bersedia untuk menyediakan motor tersebut dengan berbagai macam alasan.
Di Denpasar hanya ada 1 motor Kawasaki Ninja RR 150 CC berwarna merah. Berbahagialah orang yang memiliki motor dengan warna tersebut.

Pilihan kedua jatuh ke warna orange.
Namun ketika meminta pendapat orang lain mengenai warna orange, jawabannya tidak jauh dengan “motor pak pos”.
Saya sih tidak mempermasalahkan tentang julukan itu, namun setelah dipikir-pikir warna orange bisa membuat saya cepat bosan dan warna tersebut terlalu silau, bisa cepat membangkitkan emosi.

Pilihan ketiga jatuh kepada warna hijau.

Memang hijau itu warna yang sangat banyak dipilih oleh pecinta motor Kawasaki Ninja RR 150 CC alias warna kampungan.
Namun setelah saya pikir-pikir, warna hijau adalah warna ciri khas Kawasaki dan selain itu warna hijau adalah warna yang soft, tidak silau, dan memberikan ketentraman apabila melihatnya.
Jadi pilihan saya jatuh kepada warna hijau.

Mungkin pembaca bertanya-tanya, kok orang ini aneh banget warna dipermasalahkan.
Mungkin bagi yang belum tahu, warna bisa memberikan efek bagi kehidupan kita.
Jadi bagi saya penentuan warna sangatlah penting untuk kehidupan saya.

Saya belum bisa memberikan pendapat banyak mengenai motor Kawasaki Ninja RR 150 CC karena saya sangat newbie dalam mengendarainya.
Yang pasti motor ini adalah motor terbaik yang pernah saya kendarai selama ini.

No comments:

Post a Comment